Ratusan Anak di Kamp Musim Panas Rusia Dikepung Keluarga Beruang

MOSKWA, – Sebuah kamp musim panas berisi 200 orang anak yang terletak di kawasan terdingin Rusia dilaporkan dikepung oleh keluarga beruang.

Daily Mirror memberitakan Jumat (27/7/2018), kamp bernama Bereg Druzhby itu didatangi oleh induk beruang dan dua anaknya.

Dari laporan pemerintah setempat, dua anak beruang itu menyelinap ke daerah dapur, dan mengambil tas plastik berisi sampah.

Adapun si induk dilaporkan berjalan-jalan di sekitar kamp. Namun, dia tidak memasuki kawasan berisi anak usia 7-15 tahun tersebut.

Fasilitas kamp yang dikelola pemerintah lokal itu sebenarnya telah menugaskan seorang pemburu berusia 83 tahun.

Namun, pemburu tua itu ternyata tidak bisa menakuti keluarga beruang sehingga mereka mengerahkan tiga orang pemburu tambahan.

Mereka melakukan patroli di sekitar kamp untuk menghalau keluarga beruang itu. Salah satu pemburu berkata bahwa mereka sempat melihat anaknya.

Namun, mereka memilih untuk tidak melakukan tindakan apapun. “Sebab, jika induknya marah, maka perilakunya bakal tak terkendali,” ucapnya.

Kepala Distrik Aldan, Severin Pozdnyakov menuturkan selain pemburu, mereka juga memasang perangkap beruang di sekitar kemah.

Dia menjelaskan, jajarannya tidak akan menembak keluarga beruang itu kecuali jika mereka telah memberikan ancaman yang nyata.

“Ini bukan situasi yang baru bagi kami. Sebab, kami hidup di taiga. Jadi, bisa dikatakan beruang merupakan bagian dari hidup,” bebernya.

Direktur kamp Bereg Druzhby, Alexander Mekhedov mengakui dua anak beruang yang berusia sekitar sat tahun itu kerap mendatangi kamp.

Namun, mereka tidak menuju ke asrama tempat anak-anak itu berada, melainkan hanya di seputaran dapur untuk mengambil makanan.

“Mereka jelas gampang ditembak. Tapi kami tak perlu melakukannya. Selain itu, tempat ini dipasangi pembatas. Semua berada dalam kendali,” tegas Mekhedov.

Keluarga beruang itu juga dilaporkan sempat berada di kota Tommot. Namun, mereka kemudian kabur setelah seorang warga menembak ke udara untuk menakuti mereka.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *